Benarkah Pergantian Musim Penyebab Pilek Pada Anak

Benarkah Pergantian Musim Penyebab Pilek Pada Anak ?

Benarkah Pergantian Musim Penyebab Pilek Pada Anak  –  Pilek merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri yang tersebar. Pilek pada umumnya merupakan infeksi ringan yang menyerang hidung, sehingga hidung akan merasa tersumbat. Pilek bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Seseorang yang sakit pilek akan mengalami gejala berupa:

  • Hidung terus-menerus mengeluarkan ingus
  • Sering bersin
  • Sering batuk
  • Pernapasan tidak lancar (hidung terasa tersumbat)
  • Tidak enak badan
  • Suara serak

Pada umumnya anak anak memang lebih rentan terkena pilek daripada orang tua, karena kekebalan tubuh anak cenderung lebih lemah daripada orang dewasa.  Pilek pada balita bisa berlangsung sepuluh hari hingga dua minggu, sedangkan pada anak-anak usia di atas lima tahun atau orang dewasa biasanya berlangsung seminggu sampai sepuluh hari.

Penyebab umum pilek pada anak

1. Virus

Virus menjadi hal utama orang-orang terserang penyakit, tak terkecuali pilek. Virus menjadi awal mula seorang anak terkena pilek. virus tersebut menginfeksi hidung, tenggorokan, dan sinus.

2. Infeksi Dari Partikel di Permukaan

Beberapa virus flu dapat hidup di permukaan (seperti meja, gagang pintu, atau mainan) hingga satu hari. Terlebih anak-anak aktif bermain yang dan mudah memegang apapun sebagai mainan mereka.

3. Lingkungan Anak

Pilek berkepanjangan pada anak bisa juga karena lingkungan mereka. Baik itu lingkungan tempat tinggal atau lingkungan bermain. Coba cek kembali apakah rumah yang anak tinggali sudah bersih dan steril dari virus.

4. Konsumsi Makanan yang Tidak Sehat

Sama halnya dengan makanan yang tidak higenis, mengkonsumsi makanan yang tidak sehat seperti mengandung msg, pengawet, dan pemanis buatan juga berpotensi menyebabkan anak-anak menderita pilek.

5. Pergantian Musim

Flu biasa dapat terjadi kapan saja sepanjang tahun, meskipun sebagian besar flu sering terjadi pada pergantian musim. Dikarenakan pada masa ini tubuh anak harus beradptasi dari musim kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya. Ditambah lagi tubuh anak-anak lebih sensitif terhadap perubahan cuaca.

Sakit atau radang tenggorokan dan batuk adalah gejala yang paling umum pada anak-anak yang terkena pilek. Virus pilek dapat mempengaruhi bagian sinus, tenggorokan, bronchial dan telinga anak-anak. Selain itu, terkadang anak yang pilek juga dapat menunjukkan gejala berupa diare dan muntah.

Oleh karena itu, selalu ajarkan anak anda untuk mencuci tangan secara rutin dan benar, khususnya setelah keluar dari kamar mandi, setelah makan, sepulang sekolah dan setelah bermain. Selain dari kontak langsung, virus pilek juga dapat menyebar melalui objek-objek umum, seperti gagang pintu, pegangan tangga, buku, pulpen, remote tv, gamepad, mouse komputer, dan lain sebagainya.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya

Obat Pilek Alami Untuk Bayi Yang Aman Tanpa Efek Samping

Posted By : Runah Jelly Gamat

Benarkah Pergantian Musim Penyebab Pilek Pada Anak

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *