Benarkah Mencret Pada Bayi Yang Berulang Sangat Berbahaya

Benarkah Mencret Pada Bayi Yang Berulang Sangat Berbahaya

Mencret adalah salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami bayi dan balita dan kerap membuat para bunda panik. Terkadang ibu sulit membedakan apakah bayi mengalami diare atau hanya buang air besar yang lebih lunak dari biasanya. Selain itu buang air besar bayi secara tiba-tiba menjadi jauh lebih sering dengan jumlah yang banyak dengan tinja yang berubah jauh lebih lunak atau cair dari biasanya.

Hingga saat ini sebagian masyarakat bahkan sebagian klinisi yang masih meyakini bahwa pengobatan diare pada anak tidak akan mantap bila tidak disertai antibiotika. Secara umum, penatalaksanaan diare akut bukan dengan pemberian antibiotika atau obat lainnya.

Penyebab diare pada bayi

Sebagian besar dari diare akut disebabkan oleh karena infeksi. Banyak dampak yang dapat terjadi karena infeksi saluran cerna antara lain: pengeluaran toksin yang dapat menimbulkan gangguan sekresi dan reabsorpsi cairan dan elektrolit dengan akibat dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit dan gangguan keseimbangan asam basa.

Bahaya diare pada bayi

Pada kelompok usia 1 – 4 tahun, diare merupakan penyebab kematian terbanyak. Diare pada anak masih merupakan masalah yang memerlukan penanganan yang komprehensif dan rasional. Terapi yang rasional diharapkan akan memberikan hasil yang maksimal, oleh karena efektif, efisien dan biaya yang memadai.

Tingkat dehidrasi pada anak dengan diare bisa dinilai dengan memperkirakan jumlah cairan yang keluar baik melalui buang air besar atau muntah. Orang tua bisa menghitung berapa kali anak buang air besar dan muntah serta berapa banyak. Orang tua juga bisa menghitung jumlah cairan yang diminum anak, sehingga orang tua dapat membandingkan antara cairan yang keluar baik melalui buang air besar atau muntah dengan cairan yang diminum anak.

Sebenarnya, ketika diare pada anak, bukan hanya cairan yang akan hilang dari dalam tubuh, namun kandungan mineral atau elektrolit yang juga memiliki peranan penting bagi tubuh juga akan ikut berkurang. Dengan berkurangnya zat mineral atau bahkan elektrolit tersebut bisa menyebabkan metabolism tubuh secara keseluruhan menjadi terganggu.

Dan pada nyatanya diare pada bayi atau anak ini sangatlah berbahaya jika tidak segera di atasi, bahkan bisa menyebabkan kematian terhadap anak yang mengalaminya. Maka dari itu, ketika terjadinya diare pada anak, langkah awal yang bisa bunda lakukan yaitu memberikannya banyak air mineral untuk di minumkan kepada si kecil.

Diare pada anak juga akan menjadi berbahaya jika tinja atau kotoran yang dikeluarkan oleh si kecil telah bercampur dengan darah, dan hal ini merupakan salah satu pertanda bahwa si kecil telah terserang disentri. Walaupun darah yang keluar hanya berbentuk bercak, namun itu pertanda bahwa disentri telah menyerang si kecil dan harus di waspadai.

Baca Juga Artikel menarik Lainnya :

Cara Mengobati Mencret Pada Bayi 10 Bulan Secara Alami

Posted By : Rumah Jelly Gamat 

Benarkah Mencret Pada Bayi Yang Berulang Sangat Berbahaya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *